Ajak ASN Kabupaten Bogor Bayar Zakat, Pj Bupati Bogor Targetkan Realisasi Zakat Capai Rp 17 Miliar

Berita17 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan pembayaran zakat infak dan sedekah sebesar Rp 17 miliar pada 2024 ini.

Hal itu diungkapkan Pj. Bupati Bogor Asmawa Tosepu saat membuka layanan pembayaran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di lingkup pemerintahan Kabupaten Bogor pada Senin (1/4/2024).

Bertempat di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, kegiatan pembayaran zakat ini menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bogor, para Kepala Perangkat Daerah, Direksi BUMD dan kepala instansi vertikal di Kabupaten Bogor

“Alhamdulilah, ada peningkatan dari realisasi zakat tahun 2023. Tahun lalu targetnya Rp 15 miliar, realisasinya Rp16,3 miliar atau mengalami kenaikan sebesar empat persen. Target tahun 2024 ini sebesar Rp17 miliar,” kata Asmawa.

Dia menambahkan Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan zakat profesi, infak dan sedekah di Kabupaten Bogor guna menciptakan kesejahteraan masyarakat.

“Kami terus mendorong pegawai dalam menunaikan kewajiban zakat profesi, infak dan sedekah melalui baznas yang diatur dalam Peraturan Bupati Bogor Nomor 49 tahun 2022 tentang Pengelolaan Zakat,” ucapnya.

Menurut Asmawa, berbagai program pengentasan kemiskinan telah dilakulan melalui penyaluran menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah pada  Januari sampai Maret 2024.

Sebut saja, program kemanusiaan sebesar Rp 633 juta program kesehatan  Rp155 juta, program pendidikan  Rp18,5 juta, program advokasi dakwah sebesar Rp 233 juta serta bantuan untuk warga Palestina sebesar Rp 3,3 miliar.

“Layanan pembayaran zakat ini untuk mendorong jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Bogor, kecamatan, kelurahan hingga desa untuk menyeluruhkan zakat infak dan sedekah melalui Baznas Kabupaten Bogor,” paparnya.

Dia menamnahkan, saat ini layanan zakat tidak hanya dilakukan secara tunai tapi juga bisa dilakukan secara non tunai melalui aplikasi berbasis digital atau QRIS.

Baca Juga  Dijuluki Emas Hitam, Ini 4 Fakta unik Kaviar, telur ikan yang keluar 10 tahun Sekali

“Penggunaan aplikasi dalam rangka memberikan kemudahan layanan serta untuk menyosialisasikan kebijakan pemerintah terkait transaksi berbasis digital,” imbuh Asmawa.

Asmawa menekankan pentingnya penyaluran zakat melalui Baznas sebab Baznas bukan hanya sebagai lembaga pengumpul zakat, tetapi juga sebagai penyalur dan pendistribusi zakat-zakat warga atau umat kepada yang masyarakat membutuhkan.

“Hari ini kita bisa saksikan bagaimana Baznas memberikan bantuan modal usaha untuk masyarakat yang memang dirasakan butuh bantuan untuk meningkatkan usaha mereka,” tegasnya.

Ketua Baznas Kabupaten Bogor, KH Lesmana mengatakan, Baznas Kabupaten Bogor bersama Pemkab Bogor berkomitmen melaksanakan pengelolaan zakat yang handal.

“Kami terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan baik kepada para muzaki dan para mustahik. Alhamdulilah dana zakat melalui lima program sudah tersalurkan dengan baik,” ucapnya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada para muzaki khususnya pegawai ASN dan BUMD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah menyalurkan zakat inpak sedekahnya kepada Baznas Kabupaten Bogor.

“Terima kasih kepada Pj. Bupati Bogor yang telah bersinergi dengan Baznas melakukan pencanangan Gerakan Berkah Berzakat di Kabupaten Bogor,” tandas Lesmana.

Baca Berita WARTAKOTALIVE.COM lainnya di Google News



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *