Garap Film ‘Imam Tanpa Makmum’, Syakir Daulay Ungkap Keresahannya Melihat Pernikahan di Usia Muda

Berita181 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Pemain sinetron dan film Syakir Daulay memberanikan diri menjadi sutradara, produser sekaligus pemain di film Imam Tanpa Makmum.

Syakir Daulay mengangkat cerita pernikahan di usia muda di film yang rencananya tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 19 Oktober 2023 itu.

Syakir Daulay merasa resah melihat fenomena pernikahan pasangan muda yang sudah berumah-tangga.

Baca juga: Film Imam Tanpa Makmum Tayang di Bioskop 19 Oktober 2023, Ini Pesan Cut Mini untuk Syakir Daulay

“Saya resah tren menikah di usia muda, sampai membuat film ini,” kata Syakir Daulay disela Gala Premiere film Imam Tanpa Makmum di Bioskop XXI Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/10/2023).

Syakir Daulay resah melihat generasi muda yang memandang pernikahan seperti ajang balapan.

“Film Imam Tanpa Makmum ini ingin memperlihatkan dari berbagai sudut pandang untuk mengubah pemikiran bahwa menikah itu bukan balap-balapan,” ucap Syakir Daulay.

Baca juga: Sempat Dianggap Tidak Mampu, Syakir Daulay Bikin Film Perdana hingga Habiskan Dana Rp 8 Miliar

Namun, Syakir yang sekarang berusia 21 tahun itu tidak mau menggurui orang lain lewat filmnya tersebut.

“Saya nggak mau menceramahi orang, tapi ada proses berkomunikasi (dengan penonton) melalui film ini,” kata Syakir Daulay.

Lewat film Imam Tanpa Makmum ini Syakir Daulay ingin memberikan tontonan dan tuntunan ke penonton supaya berpikir lebih matang, terutama soal pernikahan.

Baca juga: Syakir Daulay Kehabisan Uang hingga Sisa 6 Ribu Perak Setelah Rogoh Rp 8 Miliar untuk Garap Film

Film perdana yang digarap Syakir Daulay itu menghabiskan dana Rp 8 miliar.

Rencananya, film tersebut juga tayang di Beirut, Lebanon, pada 1 November 2023.

“Saya nggak sabar menantikan film ini tayang di bioskop,” kata Syakir Daulay.

Baca Juga  IslamabadHighCourt video twitter viral

Baca juga: Mimpi Syakir Daulay Perlahan Terwujud, Film Imam Tanpa Makmum Diputar di Indonesia hingga Lebanon

Cut Mini yang ikut bermain film Imam Tanpa Makmum meminta Syakir Daulay supaya tidak cepat bangga setelah film itu diputar di bioskop.

“Kalau film ini meledak (banyak yang menonton), bukan berarti harus bangga dan pamerkan, tapi harus bersyukur,” ucap Cut Mini.

Cut Mini meminta Syakir Daulay tidak cepat puas.

Baca juga: Siap Tayang di Bioskop, Syakir Daulay Rogoh Kocek Rp 8 Miliar untuk Garap Film Imam Tanpa Makmum

“Satu film bukan berarti harus banyak penonton, sedikit penonton pun tetap indah dan menjadi kebanggan,” kata Cut Mini.

Menurut Cut Mini, Syakir Daulay harus banyak belajar memproduksi film supaya bisa kembali menjadi sutradara di esok hari.

“Syakir harus lebih banyak lagi ilmunya, lebih bisa mengeksplor, lebih enerjik dan bermain dengan hati,” ujar Cut Mini.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *