Harvey Moeis Kena TPPU, Harta Bisa Disedot Negara, Yenti Garnasih: PPATK Aneh, Diam saja

Berita10 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Pakar hukum Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Yenti Garnasih angkat bicara soal kasus korupsi di PT Timah Tbk yang dilakukan Harvey Moeis, suami Sandra Dewi.

Yenti menyoroti peran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang terkesan seperti macan ompong.

Korupsi berlangsung lama, namun PPATK tak tahu, bahkan hingga sekarang lembaga negara tersebut belum beri klarifikasi soal kasus Harvey Moeis.

Baca juga: Harvey Moeis Ditahan, Kejagung Bidik Dua Artis Kaya Raya, Raffi Ahmad: Salah Aku Apa sih?

Seperti diketahui, publik dikejutkan oleh berita penahanan Harvey Moeis oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), dengan nilai kerugian negara Rp 271 triliun.

Suami Sandra Dewi itu adalah tersangka ke-16, setelah penahanan selebgram Helena Lim.

Kasus korupsi itu terjadi di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk, Bangka Belitung, 2015-2022.

Yenti tak habis pikir PPATK tak mengendus adanya transaksi mencurigakan dalam kasus dugaan korupsi yang telah menjerat suami aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis, dan crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK) Helena Lim.

“Yang aneh PPATK ke mana? Kalau bicara pencucian uang itu berbicara suatu transaksi yang tidak wajar, baik dilihat dari jumlahnya maupun dari latar belakang yang membayar itu. Kemudian gaya hidup mereka dengan modal yang sangat besar,” kata Yenti dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Sandra Dewi Hari ini Diperiksa Kejagung, Berpotensi Rumahnya akan Digeledah lagi

Menurut Yenti, apa yang terjadi dengan PPATK dalam konteks kasus dugaan korupsi timah tidak wajar.

Biasanya, PPATK aktif menyampaikan temuannya sebelum kasus itu muncul.

Namun, setelah kasus dugaan korupsi timah terungkap dan berkembang, PPATK juga tak kunjung bicara kepada publik.

“Ini sudah ada kasus, sudah dua minggu kalau enggak salah, tapi kok belum speak up, apakah PPATK sudah tidak melakukan tugas dan fungsinya dalam mengawal TPPU atau bagaimana? Aneh, kenapa PPATK diam?” tegas Yenti.

Baca Juga  Minta Tanda Tangan Lionel Messi, Seorang Pekerja Inter Miami Dipecat

Yenti menambahkan, apabila uang yang diterima Hervey Moeis dan Helena Lim melalui sebuah transaksi, PPATK seharusnya sudah bisa mendeteksi.

Baca juga: Harvey Moeis, Suami Sandra Dewi Jadi Tersangka Korupsi Timah, Rekan Artis Turut Kepo, Ini Katanya

Sebab, bank di Indonesia mempunyai kewajiban untuk melaporkan kepada PPATK apabila terdapat nasabahnya yang melakukan transaksi di atas Rp 500 juta.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *