Kejagung RI Masih Memburu Aset-Aset Milik Sandra Dewi Setelah Menyita 2 Mobil Mewah Harvey Moeis

Berita10 Dilihat

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) melakukan penggeledahan di kediaman Sandra Dewi dan Harvey Moeis, Senin (1/4/2024).

Dari penggeledahan rumah Sandra Dewi dan Harvey Moeis, Kejagung RI menyita dua mobil serta satu jam tangan mewah.

Diketahui dua mobil berjenis Rolls Royce dan Mini Cooper S Countryman F60 milik Sandra Dewi hadiah ulang tahun dari sang suami Harvey Moeis.

“Saya belum bisa samaikan di sini (kepemilikan dua mobil mewah) yang jelas ini terkait dengan tindak pidana,” kata Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana di kantornya, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2024).

Setelah menyita dua mobil dan satu jam tangan mewah, Ketut tak menampik kalau penyidik Kejagung RI masih terus mengejar aset-aset yang dimiliki suami Sandra Dewi dan tersangka lain dari hasil dugaan korupsi timah.

“Tim penyidik masih bekerja lagi ini melalukan aset tracing terhadap harta benda yang dimiliki 16 tersangka,” ucapnya.

Akan tetapi, Ketut belum bisa mengidentifikasi aset apa saja yang dimiliki suami Sandra Dewi beserta tersangka lainnya, karena masih terus dilakukan pendataan dan pengembangan oleh penyidik.

“Tapi yang jelas kalau sudah clear akan kami rilis semua terkait dengan barang-barang berharga yang di lakukan penyitaan kemarin oleh teman-teman penyidik,” ujar Ketut Sumedana. 

Alasan Kejagung Tak Tahan Robert Bonosusatya

Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memeriksa mantan pimpinan PT Refined Bangka Tin (RBT), Robert Priantono Bonosusatya atau Robert Bonosusatya (RBS) selama 13 jam, Senin (1/4/2024) kemarin.

Namun Kejagung atau Korps Adhyaksa tersebut tidak melakukan penahanan atas Robert Bonosusatya.

Meski sejumlah isu menyebut pengusaha tersebut atau Robert Bonosusatya menjadi dalang kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk 2015-2022.

Baca Juga  BPOM Cabut Izin Edar 12 Obat Tradisional hingga Kosmetik yang Tak Sesuai Keamanan dan Mutu

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, membeberkan mengapa pihaknya belum menahan Robert, Selasa (2/4/2024).



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *