PLN Gunakan 3,3 Ton Limbah FABA untuk Pembuatan Unit Gardu Distribusi Listrik

Berita20 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menyulap 3,3 ton limbah padat Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) menjadi bahan baku konstruksi 1 unit gardu distribusi listrik.

Dalam pembuatan gardu distribusi listrik, PLN memanfaatkan limbah berupa FABA (Fly Ash dan Bottom Ash), yaitu limbah padat yang dihasilkan dari pembakaran batu bara pada PLTU Lontar yang berlokasi di Tangerang, Banten.

FABA berbentuk seperti abu vulkanik yang lebih halus ini diubah menjadi batako sebagai bahan bangunan untuk pembangunan gardu distribusi.

“Kami gunakan limbah FABA ini untuk keperluan pembangunan gardu distribusi, sebuah aset PLN yang memiliki manfaat untuk pertumbuhan listrik Jakarta,” ungkap General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran dalam keterangan resmi, Sabtu (16/3/2024).

Selain itu, FABA juga dapat dimanfaatkan untuk banyak hal seperti meningkatkan kelembapan (pH) tanah, mencegah abrasi di daerah pesisir pantai, menjadi pupuk tanaman, bahan campuran beton, bahan pengeras jalan.

Perlu diketahui, Gardu distribusi listrik ini berfungsi untuk mengontrol proses penyaluran beban listrik ke pelanggan.

Dalam gardu distribusi terdapat beberapa alat yaitu pemutus, penghubung, pengaman, serta transformator.

“Saat ini kami membangun 1 gardu percontohan dengan FABA dan gardu tersebut sudah beroperasi, selanjutnya akan ada lagi gardu-gardu lain yang dibangun menggunakan FABA,” tandas Lasiran. 



Quoted From Many Source

Baca Juga  Wali Kota Surabaya Sebut Sarana Prasarana Stadion Gelora Bung Tomo Siap untuk Piala Dunia U-17

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *